Showing posts with label Something new. Show all posts
Showing posts with label Something new. Show all posts

Monday, July 21, 2008

Dunia orang mati - maut - alam maut - kerajaan maut - neraka

Isa 14:11-15

(11) Ke dunia orang mati sudah diturunkan kemegahanmu dan bunyi gambus-gambusmu; ulat-ulat dibentangkan sebagai lapik tidurmu, dan cacing-cacing sebagai selimutmu."
(12) "Wah, engkau sudah jatuh dari langit, hai Bintang Timur, putera Fajar, engkau sudah dipecahkan dan jatuh ke bumi, hai yang mengalahkan bangsa-bangsa!
(13) Engkau yang tadinya berkata dalam hatimu: Aku hendak naik ke langit, aku hendak mendirikan takhtaku mengatasi bintang-bintang Allah, dan aku hendak duduk di atas bukit pertemuan, jauh di sebelah utara.
(14) Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!
(15) Sebaliknya, ke dalam dunia orang mati engkau diturunkan, ke tempat yang paling dalam di liang kubur.


Dalam kisah inilah istilah Lucifer muncul.

Lucifer sebenarnya bukanlah nama.

Lucifer adalah sebuah kata dalam bahasa Latin, yang muncul pertama kali didalam kitab Vulgate [St. Jerome] sekitar abad ke-4.

Lucifer memiliki makna yang sama dengan bintang timur yang cerah [BI] atau Heylel [Ibrani] yang berarti bintang yang cerah cemerlang.

Lucifer menjadi sebutan penghulu malaikat pujian dan penyembahan [ayat 11] yang telah memberontak dan menyeret 1/3 malaikat terang lainnya [selanjutnya saya sebut Lucifer saja]


H1966
הילל
hêylêl
hay-lale'
From H1984 (in the sense of brightness); the morning star: - lucifer.



Lucifer memberontak sesaat setelah langit dan bumi diciptakan, dan sesaat sebelum manusia diciptakan.


Gen 1:1 Pada mulanya Allah menciptakan langit dan bumi.
Gen 1:2 Bumi belum berbentuk dan kosong; gelap gulita menutupi samudera raya, dan Roh Allah melayang-layang di atas permukaan air.


Ketika dalam proses penciptaan langit dan bumi yang masih belum berbentuk dan kosong, seluruh permukaan bumi masih ditutupi air, Lucifer membenrontak dan dibuang ke bumi.

Malaikat terang yang telah kehilangan terangnya berubah menjadi malaikat kegelapan.

Karena kegelapan ini dibuang ke bumi, maka kegelapan inilah yang menutupi samudera raya [Gen 1:2]

Tetapi Tuhan segera memerintahkan terang untuk kembali menguasai bumi [ayat 3]

Lucifer dibuang ke bumi, bukan untuk berkuasa atas bumi, tetapi untuk menjadi orang buangan - tanpa kuasa sedikit pun.

Lucifer dibuang, direndahkan ke bumi bahkan sampai kedunia orang mati [Isa 14:15]


Menarik untuk diperhatikan bahwa Lucifer dibuang kedalam dunia orang mati!

Mengapa jauh sebelum orang [manusia] diciptakan, sudah ada atau tersedia dunia orang mati?

Apakah Tuhan sebenarnya telah menciptakan dunia orang mati jauh sebelum manusia diciptakan untuk manusia yang akan jatuh dalam dosa?


H7585
שׁאל שׁאול
she'ôl she'ôl
sheh-ole', sheh-ole'
From H7592; hades or the world of the dead (as if a subterranian retreat), including its accessories and inmates: - grave, hell, pit.


Jawabnya adalah : TIDAK!

Dunia orang mati adalah istilah saja.

Dunia orang mati bukan berarti dunia manusia mati.

Perhatikan definisi dasar dari kata 'Sheol' diatas

Sheol is hades or the world of the dead

Just world of dead, sebagai dunia kematian!

Istilah-istilah yang muncul belakangan adalah istilah aksesoris belaka.

Maka pada dasarnya, ketika Lucifer memberontak kepada Allah Yang Maha Tinggi, ia dibuang dari hadapan Sumber Kehidupan.

Pada saat terpisah dari Sumber Kehidupan itulah, Lucifer menjadi mati.

Ia dibuang jauh dari Sumber Kehidupan, ia dibuang kedalam kematian, kedalam dunia ]orang] mati.

World of Dead adalah alam maut, alam kematian, dunia orang mati.

Alam ini diciptakan Allah untuk Lucifer, bukan untuk manusia.

Mat 25:41 Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.

Rev 20:13 Maka laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya, dan mereka dihakimi masing-masing menurut perbuatannya.


Ketika Lucifer dibuang, pada saat itulah dia mengalami maut [kematian], maka ia dibuang dari alam Hidup kedapam alam maut [alam kematian]

Meskipun dia mati, tetapi sesunggunhnya ia hidup. Ia hidup didalam alam maut, terbuang dari Pokok Hidup yaitu Allah.

Penyebab kematian Lucifer adalah karena ia memberontak dan ingin menyamai Yang Maha Tinggi [Isa 14:14]

Lucifer ingin berkuasa.

Lucifer ingin membangun kerajaannya sendiri di Sorga.

Namun ia gagal.

Toh kegagalan disorga tidak menyurutkan semangatnya untuk berkuasa.

Maka ia membangun kerajaannya sendiri di alam maut , dan terbentuklah kerajaan maut [Rev 20:13], Lucifer menjadi raja disana.

Patut diperhatikan bahwa kerajaan maut ini memang berada di bumi, namun bukan didalam bumi itu sendiri sebagai fakta alam materi [physical matter], sebab alam maut atau alam kematian ini adalah alam roh [spriritual matter].

Lucifer berkuasa dialam maut, bukan di alam materi bumi.

Di bumi, Lucifer hanyalah orang buangan saja, orang asing, pendatang dan dibawah otoritas penguasa bumi itu sendiri yaitu : manusia.

Gen 1:28 Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

Gen 2:5 belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;


Bumi untuk manusia, bukan untuk Lucifer.


Lucifer iri dan mengingini kuasa ini dari manusia : untuk berkuasa atas bumi dan seisinya [termasuk manusia sang penguasa semula]

Lucifer mencuri dan merebut kuasa ini dari manusia.


Kuasa hasil kudeta ini lah yang ditawarkan kepada Yesus.


Mat 4:8-9
(8 ) Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
(9) dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."


Lucifer mencuri dari Adam dan Hawa.

Ia adalah pembohong

Joh 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.


Ia adalah pencuri

Joh 10:10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.


Setelah ia mencuri kuasa itu, ia pun mencuri jiwa manusia dan membawanya ke alam maut yaitu kedalam kerajaan maut , kerajaannya.

Setelah dicuri, ia akan membunuh

Setelah dibunuh, ia akan turut serta membawanya kedalam kebinasaan kekal - Neraka.




with warm regards

Saturday, July 19, 2008

Dua Macam Pemberian

Jas 1:17 Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.

Jas 1:17 Every good gift and every perfect gift is from above, and cometh down from the Father of lights, with whom is no variableness, neither shadow of turning.

Jas 1:17 pasa dosis agatho kai pan dorema teleion anothen estin, katabainon apo tos patros ton foton, par' o ouk eni parallago e tropos aposkiasma.


Ayat diatas akan saya bagi kedalam tiga frase kalimat

  • Frase Pertama

Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna

Frase pertama dari ayat diatas menjelaskan kriteria pemberian [gift/dosis], yaitu : baik DAN sempurna.

Terjemahan BI membedakan sebagai pemberian yang baik DAN anugerah yang sempurna.

Satu sebagai pemberian, satunya sebagai anugerah.

Dalam terjemahan versi KJV, kedua-duanya adalah : gift.

Sekarang perhatikan teks bahasa aslinya yaitu Yunani [transliteration]

Kata yang dipakai adalah : dosis DAN dorema

Dosis
G1394
δόσις
dosis
dos'-is
From the base of G1325; a giving; by implication (concretely) a gift: - gift, giving.


Yang berasal dari kata

G1325
δίδωμι
didōmi
did'-o-mee
A prolonged form of a primary verb (which is used as an alternate in most of the tenses); to give (used in a very wide application, properly or by implication, literally or figuratively; greatly modified by the connection): - adventure, bestow, bring forth, commit, deliver (up), give, grant, hinder, make, minister, number, offer, have power, put, receive, set, shew, smite (+ with the hand), strike (+ with the palm of the hand), suffer, take, utter, yield.


Kata Dosis [didomi] dipakai sebagai pemberian dalam pengertian yang luas

Ayat berikut menjelaskan makna potensi Tuhan dalam Dosis [memberi], yaitu sebuah pemberian yang baik [agatho]

Mat 5:45 Karena dengan demikianlah kamu menjadi anak-anak Bapamu yang di sorga, yang menerbitkan matahari bagi orang yang jahat dan orang yang baik dan menurunkan hujan bagi orang yang benar dan orang yang tidak benar.


Tuhan Dosis Agatho baik kepada orang baik dan orang benar, orang baik dan orang jahat.

Ini adalah kriteria pemberian pertama : Dosis Agatho


Dorema
G1434
δώρημα
dōrēma
do'-ray-mah
From G1433; a bestowment: - gift.


Berasal dari kata

G1433
δωρέομαι
dōreomai
do-reh'-om-ahee
Middle voice from G1435; to bestow gratuitously: - give.


Kata Dorema [doremai] ini berasal dari kata

G1435
δῶρον
dōron
do'-ron
A present; specifically a sacrifice: - gift, offering.


Doron, sebuah sacrifice [pengorbanan/persembahan]

Kata doron adalah 'pemberian' yang dipakai dalam arti yang spesifik [khusus].

Sebuah Doron [sacrifice] yang sempurna [teleion]

G5046
τέλειος
teleios
tel'-i-os
From G5056; complete (in various applications of labor, growth, mental and moral character, etc.); neuter (as noun, with G3588) completeness: - of full age, man, perfect.


Ayat berikut menjelaskan kesempurnaan persembahan [doron] diatas

Heb 7:25 Karena itu Ia sanggup juga menyelamatkan dengan sempurna semua orang yang oleh Dia datang kepada Allah. Sebab Ia hidup senantiasa untuk menjadi Pengantara mereka.

Heb 7:25 othen kai sozein eis to panteles dunatai tous proserxomenous di' autos to theo, pantote zon eis to entugxanein uper auton.



Panteles, sebuah kesempurnaan [completeness/fullness]


G3838
παντελής
pantelēs
pan-tel-ace'
From G3956 and G5056; full ended, that is, entire (neuter as noun, completion): - + in [no] wise, uttermost.


Dimana teleion dan panteles ini memiliki akar kata yang sama yaitu

G5056
τέλος
telos
tel'-os
From a primary word τέλλω tellō (to set out for a definite point or goal); properly the point aimed at as a limit, that is, (by implication) the conclusion of an act or state (termination [literally, figuratively or indefinitely], result [immediate, ultimate or prophetic], purpose); specifically an impost or levy (as paid): - + continual, custom, end (-ing), finally, uttermost. Compare G5411.


DarahNya adalah sempurna, tanpa cacat cela, tanpa noda

Heb 7:26 Sebab Imam Besar yang demikianlah yang kita perlukan: yaitu yang saleh, tanpa salah, tanpa noda, yang terpisah dari orang-orang berdosa dan lebih tinggi dari pada tingkat-tingkat sorga,


Ini adalah kriteria pemberian kedua : Dorema Teleion

Kesimpulan dari frase pertama adalah

1. Pemberian [gift] itu harus baik, bukan pemberian yang tidak baik
2. Pemberian [sacrifice] itu harus sempurna tanpa cacat [completely, fully]


  • Frase Kedua


datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang

Frase ini menjelaskan asal usul kedua kriteria pemberian diatas

1. Datangnya dari atas [anothen]

Kata 'atas' bukanlah merujuk pada posisi ruang-waktu [geometris], tetapi merujuk pada kuasa.

G509
ἄνωθεν
anōthen
an'-o-then
From G507; from above; by analogy from the first; by implication anew: - from above, again, from the beginning (very first), the top.


Kata ini berasal dari

G507
ἄνω
anō
an'-o
Adverb from G473; upward or on the top: - above, brim, high, up.


Tuhan lah Ano [The Top, The Beginning] itu

Rev 1:8 "Aku adalah Alfa dan Omega, firman Tuhan Allah, yang ada dan yang sudah ada dan yang akan datang, Yang Mahakuasa."

Dia lah permulaan itu

Rev 3:14 "Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Laodikia: Inilah firman dari Amin, Saksi yang setia dan benar, permulaan dari ciptaan Allah:


Dan Dia lah sumber segala sesuatu

Joh 1:3 Segala sesuatu dijadikan oleh Dia dan tanpa Dia tidak ada suatupun yang telah jadi dari segala yang telah dijadikan.


2. Dari Bapa segala Terang

Pemberian yang dari atas tadi adalah bersumber dari Bapa segala Terang

patros [Bapa] ton foton [Cahaya]

Yesus lah segala Terang itu

Joh 8:12 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak, kata-Nya: "Akulah terang dunia; barangsiapa mengikut Aku, ia tidak akan berjalan dalam kegelapan, melainkan ia akan mempunyai terang hidup."

Maka pemberian itu haruslah berasal dari Bapa Terang itu, yaitu Bapa didalam nama Tuhan Yesus

Sebab diluar sana ada bapa lain

Joh 8:44 Iblislah yang menjadi bapamu dan kamu ingin melakukan keinginan-keinginan bapamu. Ia adalah pembunuh manusia sejak semula dan tidak hidup dalam kebenaran, sebab di dalam dia tidak ada kebenaran. Apabila ia berkata dusta, ia berkata atas kehendaknya sendiri, sebab ia adalah pendusta dan bapa segala dusta.


Iblis adalah bapa kegelapan [father of lightless - bapa tanpa terang]


  • Frase Ketiga

pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran

Frase ketiga ini menjelaskan karakter dari Pemberi yaitu

1. Tidak ada perubahan

ouk [not] parallago [variableness]

G3883
παραλλαγή
parallagē
par-al-lag-ay'
From a compound of G3844 and G236; transmutation (of phase or orbit), that is, (figuratively) fickleness: - variableness.


Parallago adalah perubahan, mutasi

Perubahan atau transmutasi ini tidak ada pada karakter Tuhan

Exo 3:14 Firman Allah kepada Musa: "AKU ADALAH AKU." Lagi firman-Nya: "Beginilah kaukatakan kepada orang Israel itu: AKULAH AKU telah mengutus aku kepadamu."

Exo 3:14 vayo`mer `elohiyM `el ´ mo$eh `eh'yeh `a$er `eh'yeh vayo`mer coh To`mar liV'nay yiS'ra`al `eh'yeh $'laHaniy `alaykeM



Dari ayat inilah muncul nama YHVH [Tetragram - empat huruf]

H1961
היה
hâyâh
haw-yaw'
A primitive root (compare H1933); to exist, that is, be or become, come to pass (always emphatic, and not a mere copula or auxiliary): - beacon, X altogether, be (-come, accomplished, committed, like), break, cause, come (to pass), continue, do, faint, fall, + follow, happen, X have, last, pertain, quit (one-) self, require, X use.


Itulah Hayah

1. Exist [was come, yang sudah Ada]
2. Be [come, yang sedang Ada]
3. Become [come to pass, yang akan datang Ada]

Ini adalah sifat kekekalan Tuhan, sifat ketidakberubahan Tuhan.

Mal 3:6 Bahwasanya Aku, TUHAN, tidak berubah, dan kamu, bani Yakub, tidak akan lenyap.

Mal 3:6 ciy `aniy [Aku] y'hvah [YHVH] lo` [not] $aniyTiy v'`aTeM b'nay ´ ya,akoV lo` k'liyTeM


Shanity

H8138
שׁנה
shânâh
shaw-naw'
A primitive root; to fold, that is, duplicate (literally or figuratively (); by implication to transmute (transitively or intransitively): - do (speak, strike) again, alter, double, (be given to) change, disguise, (be) diverse, pervert, prefer, repeat, return, do the second time.


Perhatikan kesamaan arti Shanah [Ibrani] ini dengan Parallago [Yunani] diatas.


2. Tidak ada bayangan pertukaran

ouk [not] ... tropos aposkiasma

Aposkiasa

G644
ἀποσκίασμα
aposkiasma
ap-os-kee'-as-mah
From a compound of G575 and a derivative of G4639; a shading off, that is, obscuration: - shadow.


Tropos

G5157
τροπή
tropē
trop-ay'
From an apparently primary word τρέπω trepō (to turn); a turn (“trope”), that is, revolution (figuratively variation): - turning
.


Anak frase ini menjelaskan bahwa pemberian dari Pemberi tadi tidak meminta bayangan [aposkiasma] sebagai bayangan apa yang telah diberikan yaitu sebagai imbal balik [tropos, turning - gantian].

Aposkiama tropos adalah meminta imbalan balik atas apa yang telah diberikan sebagai ganti [bayangan] akan apa yang akan diterima [pertukaran karena telah memberi]

Pemberian Bapa Terang adalah ouk aposkiama tropos.

Itulah pemberian dari Bapa segala Terang yang baik dan sempurna, pemberian yang tulus dan tidak menuntut balik [Agaphe]


Itulah pemberian dari Bapa didalam Nama Tuhan Yesus Kristus.



Selain pemberian diatas, ada juga pemberian lain yaitu pemberian bapa kegelapan.

Sanggupkah bapa kegelapan [Iblis] ini melakukan dan memberikan?

Iblis sanggup memberi dan sanggup melakukan

Iblis memiliki kuasa itu [meskipun kuasa itu hasl mencuri/merebut dari manusia]

Mat 4:8-9
(8 ) Dan Iblis membawa-Nya pula ke atas gunung yang sangat tinggi dan memperlihatkan kepada-Nya semua kerajaan dunia dengan kemegahannya,
(9) dan berkata kepada-Nya: "Semua itu akan kuberikan kepada-Mu, jika Engkau sujud menyembah aku."




Namun ada catatan

1. Pemberian itu tidaklah gratis

Bila bukan gratis, apakah ini masih termasuk kategori pemberian?

Pemberian iblis adalah pemberian yang : Aposkiama tropos.

Dia menuntut balik [tropos] atas apa yang telah dia berikan [sebagai bayangan]

2. Pemberian tadi harus ada yang membayar

There is no free lunch
Somebody must pay it!


Mengapa iblis bersifat aposkiama tropos ?

Sebab dia tidak sanggup membayar harga!


Sebab dia tidak memiliki kehidupan untuk membayar, dia mati.


Hanya yang Hidup saja yang sanggup membayar.

Hanya yang Hidup saja yang sanggup melakukan regenerasi.

Joh 14:6 Kata Yesus kepadanya: "Akulah jalan dan kebenaran dan hidup.

Pemerian-pemberian Bapa segala terang tadi adalah Gratis [free], kita tidak perlu membayar apapun, sebab sudah ada yang membayarnya Lunas.

1Co 6:20 Sebab kamu telah dibeli dan harganya telah lunas dibayar: Karena itu muliakanlah Allah dengan tubuhmu!

Semua pemberian telah dibayar lunas dengan darahNya yang mahal

Dan Dia telah menanggungnya karena kita
Isa 53:3-5
(3 ) Ia dihina dan dihindari orang, seorang yang penuh kesengsaraan dan yang biasa menderita kesakitan; ia sangat dihina, sehingga orang menutup mukanya terhadap dia dan bagi kitapun dia tidak masuk hitungan.
(4) Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
(5) Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.


Friday, July 18, 2008

Antara Buah Roh dan Karunia Roh

Buah Roh dan Karunia Roh adalah tahap proses pertumbuhan manusia rohani


Tahap ini adalah sebagai berikut


  • Tahap pertama : Buah Roh

Gal 5:22 Tetapi buah Roh ialah: kasih, sukacita, damai sejahtera, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,


Buah ini seharusnya dihasilkan secara otomatis dari setiap anak Tuhan yang telah lahir baru

Joh 3:6 Apa yang dilahirkan dari daging, adalah daging, dan apa yang dilahirkan dari Roh, adalah roh.


Bila tidak berbuah juga, maka patut dipertanyakan, benih Roh ini jatuh kemana [Mat 13:4-8]

Buah Roh adalah buah daily life sebagai dampak dari proses pertumbuhan rohani [bayi-dewasa]


  • Tahap kedua : Karunia Roh

Karunia ini seharusnya mengikuti tahap pertama [secara berksinambungan atau bertahap, charisma]

Setelah melewati pertumbuhan bayi rohani, maka anak Tuhan harus masuk kedalam tahap pendewasaan rohani yaitu menjadi prajurit rohani.

Eph 6:10-12
(10) Akhirnya, hendaklah kamu kuat di dalam Tuhan, di dalam kekuatan kuasa-Nya.
(11) Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis;
(12) karena perjuangan kita bukanlah melawan darah dan daging, tetapi melawan pemerintah-pemerintah, melawan penguasa-penguasa, melawan penghulu-penghulu dunia yang gelap ini, melawan roh-roh jahat di udara.



Manusia rohani yang kuat adalah manusia rohani yang dewasa yang telah siap [must be] berperang.

Bukan lagi bayi rohani yang selalu minta perlindungan dan tidak bisa berperang [1Co 3:1-2]


Prajurit rohani harus memiliki dua jenis senjata yaitu

1. Seluruh selengkap senjata yang ada [Ef 6:14-18]
2. Strategy perang, yaitu Karunia Roh [1Co 12:8 -11]

Karunia Roh ini adalah karunia strategy dalam peperangan

1Co 12:1-2
(1) Sekarang tentang karunia-karunia Roh. Aku mau, saudara-saudara, supaya kamu mengetahui kebenarannya.
(2) Kamu tahu, bahwa pada waktu kamu masih belum mengenal Allah, kamu tanpa berpikir ditarik kepada berhala-berhala yang bisu.


Strategy ini untuk membongkar strategy musuh

2Co 10:4-5
(4) karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng.
(5) Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,


Karena peperangan kita adalah peperangan alam roh, bukan darah dan daging.

Buah-buah Roh tidak akan bisa membongkar strategy musuh ini, sebab buah roh bukanlah senjata.

Buah Roh adalah buah kehidupan [daily life]


Karunia Roh adalah Karunia senjata untuk berperang.

Haruskah semua anak Tuhan mengejar karunia ini?

Ya

Sebab setiap anak Tuhan adalah Prajurit Tuhan.

Maka, pastikan mengenakan seluruh senjata rohani yang telah disediakan.




with warm regards

Thursday, July 17, 2008

Kasih yang tidak berkesudahan


1Co 13:8-10
(8 ) Kasih tidak berkesudahan; nubuat akan berakhir; bahasa roh akan berhenti; pengetahuan akan lenyap.
(9) Sebab pengetahuan kita tidak lengkap dan nubuat kita tidak sempurna.
(10) Tetapi jika yang sempurna tiba, maka yang tidak sempurna itu akan lenyap.


Kapan saatnya itu semua akan lenyap?

Yang sempurna adalah Yesus Kristus, ketika Dia datang kembali.

Ketika Yesus datang kembali, maka ini yang akan terjadi.

1. Karunia nubuat akan berakhir

Kenapa harus berakhir?

Lha buat apa bernubuat? Lha wong bernubuat itu adalah 'penyambungan lidah Tuhan' kog, jadi buat apa lagi menyambung lidah Tuhan ketika Tuhan sendiri sudah ada ditengah-tengah kita?

2. Karunia bahasa roh akan berhenti

Lha ya buat apa kita berbahasa roh, lha wong kita diberi bahasa baru yang sama-sama kita mengerti dan bertatap muka dngan Tuhan?

3. Karunia pengetahuan akan lenyap

Lha ya buat apa memiliki pengetahuan [ingat: ini bukan pengetahuan science, but rather divine knowledge [gnosis], lha Tuhan sudah tidak lagi berbicara dengan simbol-simbol.

Joh 16:25 Semuanya ini Kukatakan kepadamu dengan kiasan. Akan tiba saatnya Aku tidak lagi berkata-kata kepadamu dengan kiasan, tetapi terus terang memberitakan Bapa kepadamu.


ABOVE ALL

Kasih itu tidak berkesudahan

Kasih ini berbicara bukan sekedar kasih kita kepada sesama,

BUT

Ini adalah kasih Tuhan kepada manusia.

Kita TETAP memerlukan kasih karunia ini untuk selamanya


Tanpa KASIH Karunia ini maka kita tidak layak dihadapan Tuhan.

Itulah sebabnya dikatakan : Kasih tidak berkesudahan.

Perhatikan teks bahasa aseli Yunani nya

1Co 13:8 e agape oudepote piptei. eite de profeteiai, katargethesontai: eite glossai, pausontai: eite gnosis, katargethesetai.


Kata kasih yang dipakai adalah 'AGAPE', bukan 'Pileo

Joh 21:15-17
(15) ote oun eristesan legei to simoni petro ho iesoss, simon ioannou, agapas me pleon touton; legei auto, nai, kurie, su oidas oti filo se. legei auto, boske ta arnia mou.
(16) legei auto palin deuteron, simon ioannou, agapas me; legei auto, nai, kurie, su oidas oti filo se. legei auto, poimaine ta probata mou.
(17) legei auto to triton, simon ioannou, fileis me; elupethe ho petros oti eipen auto to triton, fileis me; kai legei auto, kurie, panta su oidas, su ginoskeis oti filo se. legei auto [o iesoss], boske ta probata mou.


Dua kali Yesus bertanya kepada Simon dengan menggunakan kata : Agapas [Agaphe]

Dua kali Simon Petrus menjawab dengan kata : Filo , bukan Agaphe

Akhirnya pada kali ketiga, Yesus menurunkan tingkat kasihnya : Fileis maka jawabab Simo Petrus tetap Filo, disana baru nyambung.


Setelah Yesus menurunkan level ke Filo.

Bukan setelah Simon Petrus menaikkan Level ke Agaphe






with warm regards

Wednesday, June 11, 2008

Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?


Joh 21:15-17
(15) Sesudah sarapan Yesus berkata kepada Simon Petrus: "Simon,
anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku lebih dari pada mereka ini?"
Jawab
Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau." Kata
Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."



(16) Kata Yesus pula
kepadanya untuk kedua kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi
Aku?"
Jawab Petrus kepada-Nya: "Benar Tuhan, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi
Engkau."
Kata Yesus kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku."



(17) Kata
Yesus kepadanya untuk ketiga kalinya: "Simon, anak Yohanes, apakah engkau
mengasihi Aku?"
Maka sedih hati Petrus karena Yesus berkata untuk ketiga
kalinya: "Apakah engkau mengasihi Aku?" Dan ia berkata kepada-Nya: "Tuhan,
Engkau tahu segala sesuatu, Engkau tahu, bahwa aku mengasihi Engkau."
Kata Yesus
kepadanya: "Gembalakanlah domba-domba-Ku.



Tiga kali Tuhan Yesus bertanya kepada Simon Petrus :


"Simon, anak Yohanes, apakah engkau mengasihi Aku?"


Tiga kali pula Simon menjawab.



Perhatikan :



Tuhan Yesus tidak menyebut dia dengan julukan Petrus yaitu nama baru ketika Yesus memberi dia nama tersebut.



Flashback kedepan





Joh 13:37-38
(37) Kata Petrus kepada-Nya: "Tuhan, mengapa aku tidak dapat
mengikuti Engkau sekarang? Aku akan memberikan nyawaku bagi-Mu!"
(38) Jawab Yesus: "Nyawamu akan kauberikan bagi-Ku? Sesungguhnya Aku berkata kepadamu:
Sebelum ayam berkokok, engkau telah menyangkal Aku tiga kali."




Ketika Simon Petrus bertanya kepada Tuha Yesus :



"Yesus, anak Daud, apakah engkau mengasihi aku?"



Maka jawab Yesus :



"Benar, Simon Petrus, Aku mengasihi kamu"



Simon Petrus bertanya lagi:



"Seberapakah Tuhan"



Maka jawab Yesus :



"Segini..."









Dan Tuhan Yesus pun merentangkan tangan Nya di kayu salib untuk menyatakan seberapa lebar kasihNya.







JanjiMu Sperti Fajar Pagi Hari

Ketika kuhadapi kehidupan ini
Jalan mana yang harus kupilih
Kutahu ku tak mampu
Kutahu ku tak sanggup
Hanya Kau Tuhan tempat jawabanku

Akupun tahu ku tak pernah sendiri
Sebab Engkau Allah yang menggendongku
TanganMu membelaiku
CintaMu memuaskanku
Kau mengangkatku ke tempat yang tinggi

JanjiMu sperti Fajar pagi hari
Dan tiada pernah terlambat bersinar
CintaMu sperti sungai yang mengalir
Dan kutahu betapa dalam kasihMu









with warm regards

Tuesday, June 10, 2008

Anggur baru di dalam kirbat anggur lama

Anggur baru



Sebaiknya disimpan didalam kantung kulit yang baru pula



Bukan didalam kantung kulit yang lama





Mar 2:22 Demikian juga tidak seorangpun mengisikan anggur yang baru ke dalam
kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong
itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang
baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula."


Satu hal yang pasti adalah, anggur baru ini tidak mungkin disimpan didalam kantung lama, sebab pasti anggur ini akan mengoyakkan kantung kirbat lama sehingga anggur ini akan terbuang percuma.

Anggur baru, kirbat baru


Setiap orang yang lahir baru merupakan kirbat anggur yang baru


1Co 3:16(a) Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah


Dan anggur itu adalah Roh Kudus

1Co 3:16(b) ... dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?

Kirbat anggur ini harus berfungsi sebagaimana mestinya sebuah kirbat : menyimpan anggur untuk manfaat orang lain, bukan manfaat bagi kirbat itu sendiri.

Berikut adalah manfaat anggur yang ada didalam kirbat baru itu

1Co 12:4 Ada rupa-rupa karunia, tetapi satu Roh.
1Co 12:5 Dan ada rupa-rupa pelayanan, tetapi satu Tuhan.
1Co 12:6 Dan ada berbagai-bagai perbuatan
ajaib, tetapi Allah adalah satu yang mengerjakan semuanya dalam semua orang.
1Co 12:7 Tetapi kepada tiap-tiap orang dikaruniakan penyataan Roh untuk kepentingan bersama.
1Co 12:8 Sebab kepada yang seorang Roh memberikan karunia untuk [1]berkata-kata dengan
hikmat
, dan kepada yang lain Roh yang sama memberikan karunia [2]berkata-kata dengan pengetahuan.
1Co 12:9 Kepada yang seorang Roh yang sama memberikan [3]iman, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk [4]menyembuhkan.
1Co 12:10 Kepada yang seorang Roh memberikan kuasa untuk mengadakan [5]mujizat, dan
kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk [6]bernubuat, dan kepada yang lain lagi Ia memberikan karunia untuk [7]membedakan bermacam-macam roh. Kepada yang seorang Ia memberikan karunia untuk berkata-kata dengan [8]bahasa roh, dan kepada yang lain Ia memberikan karunia untuk [9]menafsirkan bahasa roh itu.


1 Kor 12:7 mencatat : bahwa penyataan karunia ini adalah untuk kepentingan bersama, bukan untuk kepentingan pribadi, yaitu kirbat itu sendiri.

Dalam banyak kasus, banyak sekali terjadi anak-anak Tuhan yang merusakkan kirbatnya sendiri.

Ia menjadi diri sombong

Ia menjadikan diri central

Ia menjadikan diri sebagai pemilik atas anggur itu.


Dalam hal ini karakter kirbat baru ini tidaklah beda dengan kirbat anggur lama, maka kirbat anggur ini pun terkoyak.

Sebagai kirbat anggur, tentu saja kita harus mau dibentuk sebagai kirbat anggur yang baik dan berkualitas, yaitu karakter yang baik bahkan karakter yang terbaik didalam pandangan Tuhan.


(Rom 8:29) Sebab semua orang yang dipilih-Nya dari semula, mereka juga
ditentukan-Nya dari semula untuk menjadi serupa dengan gambaran Anak-Nya, supaya
Ia, Anak-Nya itu, menjadi yang sulung di antara banyak saudara.
(Rom 12:2)
Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh
pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa
yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.
(2Co 3:18) Dan kita
semua mencerminkan kemuliaan Tuhan dengan muka yang tidak berselubung. Dan
karena kemuliaan itu datangnya dari Tuhan yang adalah Roh, maka kita diubah
menjadi serupa dengan gambar-Nya, dalam kemuliaan yang semakin besar.
(Php
3:10) Yang kukehendaki ialah mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan
persekutuan dalam penderitaan-Nya, di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam
kematian-Nya,

Pembentukan karakter hanya dan hanya akan sukses bila kita merelakan hati kita untuk dihajar oleh Tuhan.


Rev 3:19 Barangsiapa Kukasihi, ia Kutegor dan Kuhajar; sebab itu relakanlah
hatimu dan bertobatlah!


Jadilah kirbat anggur baru yang benar-benar baru




with warm regards