Tuesday, May 1, 2007

The Falls of Man

Berikut adalah pasal2 dan ayat2 yang mencatat kisah penciptaan manusia dan kejatuhannya dalam dosa pemberontakan terhadap Allah :

Berfirmanlah Allah: "Baiklah Kita menjadikan manusia menurut gambar dan rupa Kita, supaya mereka berkuasa atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas ternak dan atas seluruh bumi dan atas segala binatang melata yang merayap di bumi." Maka Allah menciptakan manusia itu menurut gambar-Nya, menurut gambar Allah diciptakan-Nya dia; laki-laki dan perempuan diciptakan-Nya mereka. Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi." Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.

(Gen 1:26-29)

Demikianlah riwayat langit dan bumi pada waktu diciptakan. Ketika TUHAN Allah menjadikan bumi dan langit, -- belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu; tetapi ada kabut naik ke atas dari bumi dan membasahi seluruh permukaan bumi itu-- ketika itulah TUHAN Allah membentuk manusia itu dari debu tanah dan menghembuskan nafas hidup ke dalam hidungnya; demikianlah manusia itu menjadi makhluk yang hidup. Selanjutnya TUHAN Allah membuat taman di Eden, di sebelah timur; disitulah ditempatkan-Nya manusia yang dibentuk-Nya itu. Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

(Gen 2:4-9)


TUHAN Allah mengambil manusia itu dan menempatkannya dalam taman
Eden untuk mengusahakan dan memelihara taman itu. Lalu TUHAN Allah memberi perintah ini kepada manusia: "Semua pohon dalam taman ini boleh kaumakan buahnya dengan bebas, tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

(Gen 2:15-17)


Adapun ular ialah yang paling cerdik dari segala binatang di darat yang dijadikan oleh TUHAN Allah. Ular itu berkata kepada perempuan itu: "Tentulah Allah berfirman: Semua pohon dalam taman ini jangan kamu makan buahnya, bukan?" Lalu sahut perempuan itu kepada ular itu: "Buah pohon-pohonan dalam taman ini boleh kami makan, tetapi tentang buah pohon yang ada di tengah-tengah taman, Allah berfirman: Jangan kamu makan ataupun raba buah itu, nanti kamu mati." Tetapi ular itu berkata kepada perempuan itu: "Sekali-kali kamu tidak akan mati, tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat." Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. Maka terbukalah mata mereka berdua dan mereka tahu, bahwa mereka telanjang; lalu mereka menyemat daun pohon ara dan membuat cawat.

(Gen 3:1-7)


  1. Mengapa Tuhan Allah menempatkan 3 kategori pohon di taman Eden?

a. Berbagaipohon buah2an

b. Pohon Kehidupan

c. Pohon pengetahuan baik dan jahat

  1. Apakah yang disebut ‘dosa’ itu dan kenapa manusia jatuh dalam dosa pemberontakan itu?
  2. Apakah Tuhan Allah sudah mengetahui bahwa manusia akan jatuh dalam dosa pemberontakan?
  3. Apakah Tuhan Allah sudah menyiapkan penebusan sebelum manusia jatuhdalam dosa?
  4. Mengapa Tuhan Allah menebus manusia?


Apakah tujuan Tuhan Allah menciptakan manusia?


Allah memberkati mereka, lalu Allah berfirman kepada mereka: "Beranakcuculah dan bertambah banyak; penuhilah bumi dan taklukkanlah itu, berkuasalah atas ikan-ikan di laut dan burung-burung di udara dan atas segala binatang yang merayap di bumi."

(Gen 1:28)


belum ada semak apapun di bumi, belum timbul tumbuh-tumbuhan apapun di
padang, sebab TUHAN Allah belum menurunkan hujan ke bumi, dan belum ada orang untuk mengusahakan tanah itu;

(Gen 2:5)


Karena itu mereka berdiri di hadapan takhta Allah dan melayani Dia siang malam di Bait Suci-Nya. Dan Ia yang duduk di atas takhta itu akan membentangkan kemah-Nya di atas mereka.

(Rev 7:15)

Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

(Rev 21:3)

  1. Beranak cucu
  2. Menaklukkan bumi
  3. Berkuasa atas bumi dan isinya
  4. Mengusahakan bumi (manager)

Dan terlebih dari itu adalah untuk :

  1. Tinggal dan bergaul dengan Tuhan Allah (Wahyu 7:15, 13:6, 21:3)


Mengapa Tuhan Allah menempatkan 3 jenis pohon di taman Eden?


a.
Berbagai pohon buah2an

Sebagai makanan bagi manusia :

Berfirmanlah Allah: "Lihatlah, Aku memberikan kepadamu segala tumbuh-tumbuhan yang berbiji di seluruh bumi dan segala pohon-pohonan yang buahnya berbiji; itulah akan menjadi makananmu.

(Gen 1:29)


b. Pohon Kehidupan


Sebagai makanan sumber kehidupan kekal, sebab penyembuh :

Lalu TUHAN Allah menumbuhkan berbagai-bagai pohon dari bumi, yang menarik dan yang baik untuk dimakan buahnya; dan pohon kehidupan di tengah-tengah taman itu, serta pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat.

(Gen 2:9)


Berfirmanlah TUHAN Allah: "Sesungguhnya manusia itu telah menjadi seperti salah satu dari Kita, tahu tentang yang baik dan yang jahat; maka sekarang jangan sampai ia mengulurkan tangannya dan mengambil pula dari buah pohon kehidupan itu dan memakannya, sehingga ia hidup untuk selama-lamanya."

(Gen 3:22)


Ia menghalau manusia itu dan di sebelah timur taman
Eden ditempatkan-Nyala beberapa kerub dengan pedang yang bernyala-nyala dan menyambar-nyambar, untuk menjaga jalan ke pohon kehidupan.

(Gen 3:24)


Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan apa yang dikatakan Roh kepada jemaat-jemaat: Barangsiapa menang, dia akan Kuberi makan dari pohon kehidupan yang ada di
Taman Firdaus Allah."

(Rev 2:7)


Di tengah-tengah jalan
kota itu, yaitu di seberang-menyeberang sungai itu, ada pohon-pohon kehidupan yang berbuah dua belas kali, tiap-tiap bulan sekali; dan daun pohon-pohon itu dipakai untuk menyembuhkan bangsa-bangsa.

(Rev 22:2)


Berbahagialah mereka yang membasuh jubahnya. Mereka akan memperoleh hak atas pohon-pohon kehidupan dan masuk melalui pintu-pintu gerbang ke dalam
kota itu.

(Rev 22:14)


Dan jikalau seorang mengurangkan sesuatu dari perkataan-perkataan dari kitab nubuat ini, maka Allah akan mengambil bagiannya dari pohon kehidupan dan dari
kota kudus, seperti yang tertulis di dalam kitab ini."

(Rev 22:19)


c. Pohon pengetahuan baik dan jahat (‘pohon kematian’)


tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

(Gen 2:17)


Banyak sekali pertanyaan yang timbul dalam benak manusia tentang pohon ini:

  1. Mengapa Tuhan Allah menaruh pohon kematian ini di dalam taman Eden?
  2. Mengapa kalau Tuhan itu baik, menempatkan hal2 jahat diantara manusia?
  3. Kalau Tuhan itu tahu bahwa manusia akan jatuh dalam dosa, mengapa Tuhan menaruh pohon kematian itu diantara manusia?
  4. Mengapa Tuhan membiarkan si penggoda – ular – iblis berkeliaran dan mengganggu manusia?
  5. Menapa Tuhan tidak melindungi manusia dan menjauhkan semua godaan (ular – iblis, pohon kematian, dll) dari manusia?


Lihat dan perhatikan artikel sebelumnya : The Fall of Angels


Jawaban dari semua pertanyaan diatas adalah :

Tuhan Allah tidak mau manusia jatuh ke dalam dosa pemberontakan yang sama seperti yang dialami oleh Lucifer cs.

Pohon kematian tadi adalah sebuah ‘monumen’ kematian , sebagai peringatan kepada manusia akan apa yang telah terjadi dengan Lucifer cs. Hal ini jelas sekali dinyatakan dalam ayat :


tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

(Gen 2:17)


Sebab Lucifer cs telah kehilangan kemuliaan Tuhan Allah yang diberikan kepada mereka, mereka telah berubah dari malaikat terang menjadai malaikat kegelapan. Mereka telah jatuh dalam dosa pemberontakan semasa awal penciptaan langit dan bumi. Mereka dilempar – dibuang ke bumi, maka Tuhan Allah perlu memberi tanda dan peringatan akan keberadaan mereka diantara mereka kepada manusia. Akibat dari dosa pemberontakan sangat lah fatal : kematian. Pohon tadi menjadi tanda dan peringatan kepada manusia bahwa si ular – iblis - setan berkeliaran diantara manusia unutuk mencuri, membunuh dan membinasakan (Yoh
10:10), untuk menerkam siapapun yang lengah (1 Pet 5:8). Menjadi tanda dan peringatan akan keberadaan mereka yang nyata : manifestasi. Setan dilempar ke bumi bukan untuk menguasai bumi, mereka hanyalah segerombolan malaikat terbuang yang sedang menunggu penghukuman, kekuasaan atas bumi sesungguhnya ada di tangan manusia. Setan merebut kekuasaan itu dari manusia dg cara menipu, memperdayai dan akhirnya mencurinya lewat peristiwa kejatuhan Ada dan Hawa. Setan perlu melakukan hal ini untuk membentuk kerajaannya (‘kerajaan maut’) sebagai tandingan Kerajaan Sorga Tuhan Allah.

Jadi tidak lah benar bahwa Tuhan Allah tidak melindungi manusia, sebab Tuhan Allah sesungguhnya sudah memberikan semua kuasa atas bumi kepada manusia – termasuk kuasa atas si ular – iblis – setan itu sendiri. Manusia sudah memiliki otoritas terhadap semua itu, sebuah otoritas legal yang diberikan Tuhan Allah secara langsung, bukan hasil mencuri, menipu, memperdayai. Apa yang perlu ditakuti manusia selain Tuhan Allah?


Ia memanggil kedua belas murid itu dan mengutus mereka berdua-dua. Ia memberi mereka kuasa atas roh-roh jahat, (Mar 6:7 )


Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi nama-Ku, mereka akan berbicara dalam bahasa-bahasa yang baru bagi mereka,

(Mar 16:17)


Yesus mendekati mereka dan berkata: "Kepada-Ku telah diberikan segala kuasa di sorga dan di bumi. (Mat 28:18 )


dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut. (
Rev 1:18 )


Apakah yang disebut ‘dosa’ itu dan kenapa manusia jatuh dalam dosa pemberontakan itu?


Sin – dosa :

n.

  1. A transgression of a religious or moral law, especially when deliberate.
  2. Theology.
    1. Deliberate disobedience to the known will of God.
    2. A condition of estrangement from God resulting from such disobedience.
  3. Something regarded as being shameful, deplorable, or utterly wrong.

intr.v., sinned, sin·ning, sins.

  1. To violate a religious or moral law.
  2. To commit an offense or violation.

[Middle English sinne, from Old English synn.]

Meaning #1: estrangement from god
Synonyms: sinfulness, wickedness

Meaning #2: an act that is regarded by theologians as a transgression of God's will
Synonym: sinning

Meaning #3: ratio of the opposite side to the hypotenuse of a right-angled triangle
Synonym: sine

Meaning #4: the 21st letter of the Hebrew alphabet

Meaning #5: (colloquial) violent and excited activity
Synonym: hell

The verb sin has 2 meanings:

Meaning #1: commit a sin; violate a law of God or a moral law
Synonyms: transgress, trespass

Meaning #2: commit a faux pas or fault
Synonyms: blunder, boob, goof


v., -gressed, -gress·ing, -gress·es.

v.tr.

  1. To go beyond or over (a limit or boundary); exceed or overstep: “to make sure that her characters didn't transgress the parameters of ordinariness” (Ron Rosenbaum).
  2. To act in violation of (the law, for example).

v.intr.

  1. To commit an offense by violating a law or command; sin.
  2. To spread over land, especially over the land along a subsiding shoreline. Used of the sea.

[Middle English transgressen, from Old French transgresser, from Latin trānsgredī, trānsgress-, to step across : trāns-, trans- + gradī, to go.]

Meaning #1: act in disregard of laws and rules
Synonyms: offend, infract, violate, go against, breach, break

Meaning #2: spread over land, esp. along a subsiding shoreline

Meaning #3: commit a sin; violate a law of God or a moral law
Synonyms: sin, trespass

Meaning #4: pass beyond; of limits and boundaries
Synonyms: trespass, overstep


intr.v., -passed, -pass·ing, -pass·es.

  1. To commit an offense or a sin; transgress or err.
  2. Law. To commit an unlawful injury to the person, property, or rights of another, with actual or implied force or violence, especially to enter onto another's land wrongfully.
  3. To infringe on the privacy, time, or attention of another: “I must . . . not trespass too far on the patience of a good-natured critic” (Henry Fielding).

n. (trĕs'păs', -pəs)

  1. Transgression of a moral or social law, code, or duty.
  2. Law.
    1. The act of trespassing.
    2. A suit brought for trespassing.
  3. An intrusion or infringement on another. See synonyms at breach.

[Middle English trespassen, from Old French trespasser : tres-, over (from Latin trāns-; see trans–) + passer, to pass; see pass.]

Dosa :

1. Tindakan pelanggaran batas-batas hukum moral dan hukum agama

2. Dalam theology :

a. Ketidaktaatan, ketidakpatuhan yang disengaja terhadap setiap kehendak Allah yang telah diketahuinya

b. Suatu kondisi keterpisahan dari sumber kehidupan (Tuhan Allah) sebagai akibat dari ketidaktaatan

Batas apakah yan telah dilanggar oleh Adam dan Hawa ?

tetapi pohon pengetahuan tentang yang baik dan yang jahat itu, janganlah kaumakan buahnya, sebab pada hari engkau memakannya, pastilah engkau mati."

(Gen 2:17)

Adam dan Hawa telah melanggar batas2 yang telah ditetapkan Tuhan Allah yaitu : ketetatapan buah yang boleh dan tidak boleh dimakan

Pemberontakan adalah pelanggaran batas-batas.

Apa akibat dari pemberontakan ini ?

tetapi Allah mengetahui, bahwa pada waktu kamu memakannya matamu akan terbuka, dan kamu akan menjadi seperti Allah, tahu tentang yang baik dan yang jahat (Gen 3:5)

Hal utama yang mendasari tindakan manusia adalah : keinginan.

Manusia lebih memilih mendengar si ular : keinginan utuk menjadi sama seperti Allah. Suatu keinginan untuk menyamai Allah Yang Maha Tinggi. Ini adalah dosa yang sama yang dilakukan oleh Lucifer cs .

Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!

(Isa 14:14)

Lucifer memperdayai manusia untuk menyeret manusia sama seperti saat ia menyeret 1/3 malaikat terang Allah kedalam pemberontakan.

Keinginan untuk menyamai Allah Yang Maha Tinggi tadi akhirnya dibuahi :

Perempuan itu melihat, bahwa buah pohon itu baik untuk dimakan dan sedap kelihatannya, lagipula pohon itu menarik hati karena memberi pengertian. Lalu ia mengambil dari buahnya dan dimakannya dan diberikannya juga kepada suaminya yang bersama-sama dengan dia, dan suaminyapun memakannya. (Gen 3:6)

Yang pada akhirnya menghasilkan dosa, dan upah dosa adalah maut (Rom 6:23)

Dan apabila keinginan itu telah dibuahi, ia melahirkan dosa; dan apabila dosa itu sudah matang, ia melahirkan maut.

(Yakobus 1:15)

Akibat Dosa :

  1. Maut – kematian tubuh jasmani (kematian pertama) dan kematian rohani/roh (kematian kedua - -Wahyu 2:11, 20:6, 14, 21:8) : Roma 6:23
  2. Terlepas dari sumber – Pokok Kehidupan (Tuhan Allah)

Manusia terbuang jauh dari Pokok Kehidupan (Kej 3:22,24). Bandingkan dengan kitab Wahyu 2 : 7, 22 : 2,14,19

  1. Kehilangan kemuliaan Allah (telanjang)

Jubah kemulian, kebenaran dari Allah telang meninggalkan manusia, sama seperti saat Lucifer memberontak, kemuliaan tadi meninggalkan mereka (Yes 14:11).

Lihat Kejadian 3:7 bandingkan dg Wahyu 3:4-5, 18.

Apakah Tuhan Allah sudah mengetahui bahwa manusia akan jatuh dalam dosa pemberontakan?

&

Apakah Tuhan Allah sudah menyiapkan penebusan sebelum manusia jatuh dalam dosa?

Ya, Tuhan Allah sudah mengetahui nya, bahwa sebelum Dia menciptakan manusia, manusia yang akan diciptakanNya itu akan jatuh dalam dosa pemberontakan.

Ya Bapa, Aku mau supaya, di manapun Aku berada, mereka juga berada bersama-sama dengan Aku, mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, agar mereka memandang kemuliaan-Ku yang telah Engkau berikan kepada-Ku, sebab Engkau telah mengasihi Aku sebelum dunia dijadikan.

(Joh 17:24)

Tetapi yang kami beritakan ialah hikmat Allah yang tersembunyi dan rahasia, yang sebelum dunia dijadikan, telah disediakan Allah bagi kemuliaan kita.

(1Co 2:7)

Ia telah dipilih sebelum dunia dijadikan, tetapi karena kamu baru menyatakan diri-Nya pada zaman akhir.

(1Pe 1:20)

Pada ayat dibawah ini dg jelas dinyatakan bahwa kita telah dipilihNya sebelum dunia dijadikan.

Sebab di dalam Dia Allah telah memilih kita sebelum dunia dijadikan, supaya kita kudus dan tak bercacat di hadapan-Nya.

(Eph 1:4)

Dipilih untuk apa :

Tetapi kamulah bangsa yang terpilih, imamat yang rajani, bangsa yang kudus, umat kepunyaan Allah sendiri, supaya kamu memberitakan perbuatan-perbuatan yang besar dari Dia, yang telah memanggil kamu keluar dari kegelapan kepada terang-Nya yang ajaib:

(1Pe 2:9)

Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu.

(Joh 15:16)

Bandingkan dengan ayat2 beikut : Rev_13:8; Rev_20:15; Rev_21:27;

Mengapa Tuhan Allah menebus manusia?

Dia menebus kita karena

Dia mengasihi kita :

Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.

(Joh 3:16)

Dia menjadikan kita baru :

Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Dan firman-Nya: "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar."

(Rev 21:5)

Dia berkenan melawat kita :

"Terpujilah Tuhan, Allah Israel, sebab Ia melawat umat-Nya dan membawa kelepasan baginya,

(Luk 1:68)

Semua orang itu ketakutan dan mereka memuliakan Allah, sambil berkata: "Seorang nabi besar telah muncul di tengah-tengah kita," dan "Allah telah melawat umat-Nya."

(Luk 7:16)

Dia berkenan tinggal diantara kita:

Lalu aku mendengar suara yang nyaring dari takhta itu berkata: "Lihatlah, kemah Allah ada di tengah-tengah manusia dan Ia akan diam bersama-sama dengan mereka. Mereka akan menjadi umat-Nya dan Ia akan menjadi Allah mereka.

(Rev 21:3)

No comments: