Wednesday, May 6, 2009

Tumit yang diremukkan

Kej 3:15 Aku akan mengadakan permusuhan antara engkau dan perempuan ini, antara keturunanmu dan keturunannya; keturunannya akan meremukkan kepalamu, dan engkau akan meremukkan tumitnya."


Kita percaya bahwa ayat ini berbicara tentang misi Tuhan Yesus yang digenapi dikayu salib.


Namun untuk frase ini ...keturunannya akan meremukkan kepalamu , penggenapannya bukan dikayu salibnya, tetapi dalam peristiwa kebangkitan Yesus.

1Kor. 15:55 Hai maut di manakah kemenanganmu? Hai maut, di manakah sengatmu?"


Kepala ular telah diinjak dan diremukkan

Luk. 10:19 Sesungguhnya Aku telah memberikan kuasa kepada kamu untuk menginjak ular dan kalajengking dan kuasa untuk menahan kekuatan musuh, sehingga tidak ada yang akan membahayakan kamu.


Frase tumit yang diremukkan tidak berbicara mengenai penghancuran tulang tumit Yesus di kayu salib [i.e: paku], sebab memang tidak boleh ada satupun tulang yang dipatahkan, apalagi diremukkan.

Yoh 19:36 Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan."

Tumit disini menggambarkan sebuah kelemahan atau titik kelemahan.

Quote:

The hero of Homer's Iliad, the ninth-century BC epic account of the siege of Troy, which probably took place four centuries earlier. Son of the Thessalian King Peleus and the nymph Thetis, Achilles was an invincible warrior but given to inexplicable fits of anger. He quarrelled with the other Greek chieftains, sulked in his tent, and across the battlefield he dragged the body of the Trojan champion Hector, whom he had slain in single combat.
According to legend, Thetis sought to make Achilles immortal, by dipping him in the subterranean River Styx, and succeeded with the exception of the heel by which she held him. This one vulnerable spot a poisoned arrow from the bow of Paris found out, and Achilles died prior to the fall of Troy.

http://www.answers.com/topic/achilles

Archilles sewaktu bayi dibuat immortal [tidak mati, hidup abadi] oleh ibunya dengan cara mencelupkan kedalam air sungai Styx. Dengan memegangi tumit Archilles, ibunya mencelupkan anaknya kedalam sungai. Satu hal yang terlupakan atau terlewatkan adalah, bagian tumit tetap kering karena menjadi tempat pegangan tangan ibunya, maka bagian ini menjadi tidak immortal alias menjadi titik kelemahan Archilles. Archilles mati oleh karena panah yang menghunjam tumitnya.

Memang kisah diatas hanya sebuah mitology Yunani, namun kisah itu bisa memberikan gambaran sebuah kelemahan.

Apakah kelemahan Yesus terletak di tumit?

Bukan, tumit hanyalah sebuah penggambaran titik kelemahan Yesus.

Apakah titik kelemahan Yesus?

Titik ini berupa sisi Manusia Yesus - sebagai Anak Manusia (Son of Man, Ben Adam).

Sebagai Anak Manusia, Dia bisa mati [tidak immortal, alias mortal]

Justru titik kelemahan inilah kekuatan Allah.

Justru kelemahan Yesus yang bisa mati itulah kekuatan untuk menjalankan misi penebusan dosa.

1Kor. 1:25 Sebab yang bodoh dari Allah lebih besar hikmatnya dari pada manusia dan yang lemah dari Allah lebih kuat dari pada manusia.


Dan Injil itu telah menjadi kekuatan Allah

Rm. 1:16 Sebab aku mempunyai keyakinan yang kokoh dalam Injil, karena Injil adalah kekuatan Allah yang menyelamatkan setiap orang yang percaya, pertama-tama orang Yahudi, tetapi juga orang Yunani.


Kisah kelemahan lain yang digambarkan dengan tumit adalah kisah Esau dan Yakub.

Kej. 25:26 Sesudah itu keluarlah adiknya; tangannya memegang tumit Esau, sebab itu ia dinamai Yakub. Ishak berumur enam puluh tahun pada waktu mereka lahir
.

Yakub telah memegang tumit [kelemahan] Esau , kakaknya, yang tidak mengerti dan memahami arti hak kesulungannya.

Kej 25:29 Pada suatu kali Yakub sedang memasak sesuatu, lalu datanglah Esau dengan lelah dari padang.
25:30 Kata Esau kepada Yakub: "Berikanlah kiranya aku menghirup sedikit dari yang merah-merah itu, karena aku lelah." Itulah sebabnya namanya disebutkan Edom.
25:31 Tetapi kata Yakub: "Juallah dahulu kepadaku hak kesulunganmu."
25:32 Sahut Esau: "Sebentar lagi aku akan mati; apakah gunanya bagiku hak kesulungan itu?"
25:33 Kata Yakub: "Bersumpahlah dahulu kepadaku." Maka bersumpahlah ia kepada Yakub dan dijualnyalah hak kesulungannya kepadanya.
25:34 Lalu Yakub memberikan roti dan masakan kacang merah itu kepada Esau; ia makan dan minum, lalu berdiri dan pergi. Demikianlah Esau memandang ringan hak kesulungan itu.


Demikianlah kisah sebuah tumit...



with warm regards

3 comments:

BO3C4RE said...

Thanks. untuk artikel yang mengingatkan akan Karya KRistus bagi kita di kayu salib. Gad Bless (http://2bebless4u.wordpress.com)

Manusia Biasa Saja said...

Ada ayat yg menarik ttg tumit :

Ayub 18:9-10
Tumitnya tertangkap oleh jebak, dan ia tertahan oleh jerat.
Tali tersembunyi baginya dalam tanah, perangkap terpasang baginya pada jalan yang dilaluinya.

Mungkinkah nubuatan ini bcerita ttg bagaimana cara Mesias mati?

Yaitu oleh jebakan (pengkhianatan).

Jadi keturunan si ular menjebak Mesias dg tujuan membunuhnya, tetapi oleh jebakan itu pula Mesias meremukkan kepala ular.

Dlm suatu kesempatan Yesus mnyebut Yudas sbg 'Iblis'.

Yoh 6:70
Jawab Yesus kepada mereka: "Bukankah Aku sendiri yang telah memilih kamu yang dua belas ini? Namun seorang di antaramu adalah Iblis."

Yesus katakan :

Yoh 13:18
Bukan tentang kamu semua Aku berkata. Aku tahu, siapa yang telah Kupilih. Tetapi haruslah genap nas ini: Orang yang makan roti-Ku, telah mengangkat tumitnya terhadap Aku.

Apa mungkin Tuhan sedang menubuatkan suatu pengkhianatan thd Mesias dari 'keturunan' Iblis (bukan brarti Yudas adl jelmaan Iblis), mlainkan Yudas telah dirasuk Iblis utk mjebak dan mbunuh Yesus.
Tp jebakan itu kmudian berubah mjd khancuran bagi kekuasaan Iblis di muka bumi.

Ini hanya pemikiran saja.

Parhobas said...

maaf saya comment di sini,

saya melihat Anda berdiskusi di
http://forumkristen.com/komunitas/index.php?topic=5557.0

tentang bumi yang baru..


saya mau tanya tentang
Yesaya 65:17
"Sebab sesungguhnya, Aku menciptakan langit yang baru dan bumi yang baru; hal-hal yang dahulu tidak akan diingat lagi, dan tidak akan timbul lagi dalam hati.

Aku menciptakan
כִּֽי־ הִנְנִ֥י בֹורֵ֛א
ki hanany b'ura



pertanyaan, menurut Anda:
1. bara (kejadian 1;1), apakah ex nihilo ?
2. Apakah prinsip b'ura Yesaya 65:17 = prinsip bara Kejadian 1:1