Tuesday, April 15, 2008

Eyes for eyes




Ada seorang gadis buta yang membenci dirinya sendiri hanya karena dirinya adalah seorang gadis buta.

Dia membenci setiap orang, kecuali seorang pria kekasih hatinya.

Pacarnya selalu berada disisinya.

Gadis ini berkata, andaikata dia bisa melihat dunia ini, maka dia berjanji untuk menikahi kekasih hatinya.


Suatu hari, seseorang telah mendonorkan sepasang lensa mata untuknya sehingga penglihatan gadis ini normal kembali dan dia bisa melihat segalanya, termasuk kekasih pujaan hatinya.

Kekasihnya kemudian bertanya kepadanya : "Sekarang setelah engkau bisa melihat dunia, maukah kau menikah denganku?"

Betapa terkejutnya gadis ini ketika dia menemukan kekasih hatinya juga seorang yang buta, maka gadis ini menolak untuk menikah dengannya.

Lelaki ini pergi menjauh dalam cucuran air matanya - menyadari cinta nya ditolak, menyadari pujaan hatinya tidak mau menikah dan merawat dirinya- dan dikemudian hari dia menulis surat untuk sekedar menyapa : "Tolong jagai dan rawat mata saya yang ada padamu"



Kisah ini menggambarkan, bagaimana manusia berubah ketika keadaannya berubah.

Hanya segelintir orang yang ingat bagaimana kehidupan dia sebelumnya, dan ingat siapa saja yang seantiasa berada disisinya meskipun dalam penderitaan.





with warm regards