Thursday, February 21, 2008

Segitiga sama sisi



Ada apa dengan segitiga sama sisi?

Fakta mengenai segitiga jenis ini adalah :
  • Memiliki sudut berjumlah tiga (ya jelas dong, namanya juga segi tiga)
  • Masing-masing sudut memiliki sudut seluas 60 derajat
  • Jumlah luasan sudut segitiga adalah 180 derajat
  • Panjang masing-masing sisi adalah sama atau identik
Trus apa hubungannya segitiga sama sisi dengan tulisan yang hendak saya buat?

Dalam dunia asmara sering dikenal adanya sebuah istilah cinta segitiga.

Istilah ini lama kelamaan ditinggalkan karena :
  1. Terlalu matematis sehingga membuat tambah rumit hubungan cinta yang ada, belum lagi latar belakang pelaku yang mungkin tidak ahli dalam hal hitung menghitung (kecuali uang)
  2. Keengganan sang pelaku disebut orang memiliki perilaku seks yang nyleneh. Bayangkan, A adalah wanita memiliki pasangan resmi seorang pria bernama B. A menjalin hubungan rahasia dengan pria lain bernama C. Nah biar terbentuk cinta segitiga yang sesungguhnya, seharusnya C juga menjalin hubungan dengan pasangan resmi si A yaitu B. Lah jeruk minum jeruk!
Maka istilah ini diganti dengan yang lebih trendy yaitu orang ketiga.

Ada juga yang menyebutnya sebagai pil (pria idaman lain) atau wil (wanita idaman lain) dan terakhir muncul istilah sli (selingkuh itu indah - waks!)


Beberapa tahun yang lalu, kami mengikuti sebuah outbound di wilayah waduk Jatiluhur,



rombongan peserta sekitar 100 orang. Masing-masing orang mewakili perusahaan di bawah naungan Astra Group.



Kami dibagi kedalam beberapa group atau kelompok. Masing-masing kelompok diadu dalam berbagai lomba ketangkasan untuk menguji team building dan team working.



Who is the best

Pada hari terakhir, kelompok di ciutkan lagi hingga membentuk tiga kelompok besar saja.

Hari masih pagi, sehabis sarapan pagi maka kami segera mengemas peralatan dan barang-barang bawaan. Kami digiring ke sebuah lapangan terbuka.

Waktu menunjukkan pukul 11.00.

Ditengah-tengah lapangan hijau terdapat tiga utas tali besar (tambang).

Panitia memberikan istruksi melalui megaphone.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, siang ini kita mau main tali tambang" sang panitia menjelaskan.

"Namun permainan kali ini lain dari pada biasanya" kata nya lagi " biasanya kalau orang tarik tambang itu cuma melibatkan dua kelompok, maka siang ini kita akan melibatkan tiga kelompok sekaligus"

Wow...interesting pikir ku sambil tersenyum

Setelah kami memilih beberapa orang untuk mewakili massing-masing kelompok (saya juga ikut lho) maka kami semua mengambil posisi memegang tali - tiga utas tali tambang membentuk segitiga sama sisi seperti diatas.

"Bapak-bapak dan ibu-ibu sekalian, mohon diperhatikan penjelasan dari panitia baik-bak " sang panitia berdiri titik ditengah-tengah tali "kelompok yang setiap kali berhasil memindahkan titik tengah tali ini ke arah kelompok anda pada batas garis yang ditetapkan, maka anda akan berhak atas sekotak nasi untuk makan siang anda. Anda akan kami beri waktu 30 menit untuk mengumpulkan nasi kotak sejumlah anggota anda!"

Waks!

Lah...

Kami kaget ...bengong...tersenyum

Jadi kami harus memenangkan perlombaan ini untuk mendapatkan nasi kotak buat makan siang.

Tapi dasar panitia kejam, masak kami cuma dikasih waktu 30 menit!

Bayangkan semua peserta sekitar 100 orang, jadi masing-masing kelompok harus mendapatkan sekitar 33 nasi kotak dalam waktu 30 menit!

Oops...10 menit!

Emang kelmpok lain ndak pada makan?

Akhirnya kami pun segera beradu otot, beradu kekuatan, beradu ego demi sesuap nasi, eh sekotak nasi putih.

Yang ada dalam pikiran kami : kami harus mendapatkan nasi itu untuk kelompok kami sesegera mungkin!

Namun apa mau dikata, waktu 30 menit telah berlalu. Panitia tidak memberi ampun.

Kami , masing-masing kelompok hanya berhasil mendapatkan 4-5 kotak saja untuk 33 mulut!

Kami pikir, ini hanya sekedar permainan lucu-lucuan saja, tetapi ternyata tidak.

Panitia tetap tidak mau memberikan jatah nasi kotak yang ada kepada kami - tidak tahu akan mereka apakan.

Kemudian panita berdiri dan berbicara melalui megaphone

"Satu hal telah bapak dan ibu pelajari hari ini " katanya dengan nada agak sedih "Bapak dan ibu sekalian semua terjebak dalam ego masing-masing kelompok. Tidak saling memperhatikan kebutuhan kawan dan lawan."

"Bukankah tadi kami sudah memberikan peringatan baik-baik : bahwa setiap kali masing-masing kelompok behasil memindahkan titik tengah ke arah anda, maka anda berhak atas satu buah nasi kotak" sekali lagi bapak ini menjelaskan "Kami tidak menyuruh bapak dan ibu sekalian untuk bermain tarik tambang."


Walah....gitu ta ?


Yah terpaksa deh kami berbagi makana nasi kotak 4-5 biji ber 33 :D

Untung ini sudah hari terakhir dan mau pulang sehingga ketika kami samai di base camp , kami bisa beli makanan buat isi perut yang keroncongan


Mereka bertekun dalam pengajaran rasul-rasul dan dalam persekutuan. Dan mereka selalu berkumpul untuk memecahkan roti dan berdoa. Maka ketakutanlah mereka semua, sedang rasul-rasul itu mengadakan banyak mujizat dan tanda. Dan semua orang yang telah menjadi percaya tetap bersatu, dan segala kepunyaan mereka adalah kepunyaan bersama, dan selalu ada dari mereka yang menjual harta miliknya, lalu membagi-bagikannya kepada semua orang sesuai dengan keperluan masing-masing.
(Act 2:42-45)




with warm regards

No comments: